Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas futsal Jepang Kensuke Takahashi buka suara setelah timnya kalah 3-5 dari Indonesia pada semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena Jakarta Kamis.
Dalam jumpa pers usai laga, Kensuke secara terbuka mengakui kegagalan timnya meredam permainan tuan rumah.
“Sebagai pelatih kepala timnas Jepang, tugas saya adalah mengalahkan Indonesia hari ini, tetapi akhirnya saya tidak bisa. Jadi saya merasa bertanggung jawab atas kekalahan Jepang hari ini,” ujar Kensuke.
Nama Kensuke sendiri bukan sosok asing bagi futsal Indonesia. Ia pernah menangani timnas futsal Indonesia selama periode 2018 hingga 2021 dan meninggalkan jejak penting dalam perkembangan tim.
Selama menukangi Garuda, Kensuke ikut membawa Indonesia finis di posisi ketiga Piala AFF Futsal 2018 dan 2019. Ia juga mengantar timnas futsal U-20 Indonesia menembus semifinal Piala Asia Futsal U-20 2019.
Kensuke pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada publik Indonesia.
“Saya sangat mengapresiasi semua fans dan media karena selalu mendukung saya dalam tugas saya di Indonesia,” ucapnya.
Saat disinggung soal kekalahan dari Indonesia yang kini diperkuat banyak pemain binaannya, Kensuke mengaku bangga melihat perkembangan mereka.
“Saya tahu beberapa pemain yang bermain bersama saya dulu, saat itu mereka masih sangat muda, tetapi hari ini, pemain-pemain tersebut terlihat sangat profesional dan sangat kuat”.
Usai era Kensuke, kursi pelatih timnas futsal Indonesia sempat diisi Mohammad Hashemzadeh asal Iran pada 2022 hingga 2023, lalu Marcos Sorato dari Brasil pada 2023 hingga 2024. Sejak 2024, tongkat kepelatihan dipegang oleh pelatih asal Spanyol Hector Souto.
Kensuke juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali ke Jakarta. “Pertama-tama, saya sangat senang bisa kembali lagi ke Jakarta,” katanya.
Ia menilai kekuatan Indonesia saat ini merupakan hasil kerja bersama banyak pihak.
“Banyak orang mengatakan berkali-kali bahwa pekerjaan saya di Indonesia sangat efektif bagi kualitas tim nasional Indonesia. Namun tentu saja, saya tidak bekerja sendirian di Indonesia tanpa dukungan dari PSSI, setiap klub, dan tentu saja pelatih kepala saat ini, Hector. Pekerjaannya sangat luar biasa. Itulah alasan mengapa Indonesia menjadi tim yang sangat kuat,” lanjutnya.
Keberhasilan melaju ke final menjadi catatan sejarah baru bagi Indonesia di ajang Piala Asia Futsal. Sebelumnya, Indonesia juga mencetak rekor dengan lolos ke semifinal untuk pertama kalinya.
Pada partai puncak, Indonesia akan menantang Iran yang berstatus juara bertahan sekaligus pemilik 13 gelar Piala Asia Futsal. Laga final dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena Jakarta pada Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026